°ี•╬ีρя∂ςξtyø•''•ς∂иδyี╬•

Example

Kamis, 01 Desember 2011

PENGEMBANGAN DIRI (KARAKTERISTIK)

Dewasa ini sudah terkenal dengan istilah kalimat "i have not change" atau dalam bahasa ABG biasa dikatakan, "aku gak punya pilihan lain". Kalimat ini biasanya terucap secara sadar ataupun tidak sadar ketika manusia itu merasa sudah tidak mampu mengerjakan, menyelesaikan, memilih, dan mengambil sebuah keputusan. Ternyata menurut survey, kebanyakan dari manusia itu lelah dengan apa yang akan di kerjakannya sesuai rencana, hingga merasa tidak mampu, lelah dan tidak percaya diri.

Terhadap esensi-esensi yang berkembang, dan rujukan-rujukan kata hati yang saling dimiliki masing-masing diri, sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan yang berkembang dalam perilaku manusia yang acap kali membentuk karakter yang non signifikan. Hal ini sangat tidak sinkron dengan tekad awalnya, hingga dapat menjadikan gagalnya sebuah rencana walaupun notabene dalam sebuah usaha itu sebenarnya tidak ada kata gagal.

Suntikan kepercayaan yang perlu ditimbulkan dalam hati masing-masing adalah hal yang sangat penting dalam pembentukan karakter prinsip. Prinsip itu menjalin hubungan yang erat antara niat dan ketetapan hati, hingga keinginan dan karakternya tidak bisa di goyahkan dengan bahasa-bahasa isu murahan.

Kalimat yang inspiratif sangat menentukan kualitas seseorang terhadap apa yang akan dilakukannya, maka ini merujuk pada motifasi dan kepercayaan diri. Motifasi adalah warna tersendiri dalam sebuah kinerja yang mendukung pembentukan karakteristik. sehingga sesuatu/object nya terbentuk sesuai dengan niat-ketetapan hati-sugesti-motivasi nya masing-masing, dan menimbulkan efek ingin kemajuan dari tekad yang akan dilakukan, yang kemudian disebut prinsip.

Dilihat dari segi konsekwensi nya, maka hal tersebut akan melahirkan kepercayaan diri yang kuat, hingga tidak menimbulkan pemikitan yang tanggung yang akan mempengaruhi sebuah planning-->dan managemen spiritual hingga emotsional yang berkarakter.
"MUTU ADALAH TOLOK UKUR DARI SEBUAH KUALITAS, KUALITAS ADALAH NILAI DARI IMPLEMENTASI, DAN SUKSES ADALAH HARGA MATI DARI KERJA KERASNYA". Kalimat ini saya sugestikan kepada diri sendiri dalam penerapan karakter. Hingga siapapun akan bisa menilai dirinya sendiri dengan ukuran karakteristik yang dimilikinya. Lebih akan menahan diri terhadap egoisnya, lebih mengutamakan kepercayaan dirinya, lebih memikirkan mutu hidupnya, lebih mengajak diri untuk menghadap kepada kualitas yang menunggunya.

"sukses itu luar biasa, tetapi kebahagiaan itu jauh luar biasa dari sukses". Kemudian selalu menganggap dirinya bukan apa apa di hadap Tuhan, sehingga hubungan diri terhadap Tuhan tidak akan pernah terputus."syarat menjadi manusia terbaik adalah, sejauh mana kesanggupan diri untuk menjadikan orang lain berhasil". Sehingga menjadikan motivasi dan menjadi motivator sebagai peningkatan pengendalian diri dan kepercayaan diri terhadap keberhasilan diri dan orang lain."hal yang membanggakan adalah ketika kita hidup dan berguna bagi orang lain". Dapat menimbulkan interaksi yang baik antara bahasa hati dengan logika/pikiran.
Mendapatkan sesuatu akan lebih mudah jika sesuatu itu mengenal kita, dan sesuatu itu menjadi suka dengan apa yang kita lakukan untuknya, sehingga tidak menggerutu dalam memenuhi tuntutan-tuntutan diri dan orang lain.

SALAM SUPER...HIDUP ITU BUKANLAH MENJEMPUT KEMATIAN, TETAPI HIDUP ITU ADALAH MEMPERSIAPKAN BEKAL BAIK UNTUK MENUJU KEMATIAN" (Prasetyo Sandy 2011). Kenali jati diri kita masing-masing, agar kita bisa mencintai apa yang menjadi niat kita untuk melakukan sesuatu (kebajikan) dan menyelesaikan sesuatu (tujuan) hingga masing-masing bisa menjadi hati yang SUPER.

Posted by: Prasetyo Sandy H

Minggu, 06 November 2011

Ja'anallahu minal aidzin wa qurbanakum faizin

Assalamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh...

Kasih sayang yang tiada terukir, semenjak ayahanda berharap harap kepada Tuhannya agar di anugerahi seorang keturunan yang mulia, ternyata terkabul dan beliau merasa bersyukur atas itu. Lahirlah seorang putra yang disegani di langit dan dibumi. Beliaulah sang Ismail. Seorang putra yang mempunyai jiwa sosial tinggi, begitu sayangnya mereka terhadap putra ini. Hingga Allah telah menyatakan bahwa ismail adalah penerus ayahandanya sebagai Nabi sang pembawa ajaran ketauhidan Allah.

Salamun mirrabirrahim...
Ucapan ucapan salam penduduk surga yang cantik nian dan merdu.
Hingga datang kekuasaan Allah dan ujiannya yang tiada bisa terelakkan.

Beliau (Ibrahim) Alaihissalam diperintahkan untuk melaksanakan satu perintah yang sangat menguji. Beliau (ibrahim) alaihissalam diperintahkan untuk berkurban. Memotong sang anak yang yg telah lama di harapkan kelahirannya, mengikhlaskan putranya (ismail) yg sangat ia cintai.

Tetapi dengan agama yang beliau (Ibrahim) Alaihissalam yakini bahwa itu adalah perintah yang harus dilaksanakan, maka beliau meminta pendapat kepada anaknya (ismail).

"hai anakku, sesungguhnya Allah memerintahkan aku untuk menyembelihmu. Dan bagaimana pendapatmu??"
Lalu sang anak (ismail) menjawab :

"wahai ayahandaku, jikalau itu adalah perintah Allah, maka laksanakan"
Dengan rela dan ikhlas ananda ismail merelakan dirinya untuk dikorbankan.
Maka beliau (Ibrahim) setelah hendak menyembelih anandanya, Allah memuji ketabahan, keikhlasan hati Nabi Ibrahim Alaihissalam atas ujian yang Dia berikan. Dan Allah mengganti Ismail dengan seekor kambing.

Subhanallah. Itulah teladan dan makna yang sangat dalam mengenai ungkapan syukur nikmat. Begitulah Ied Al Adha, mensyukuri atas berkorbannya seekor yang membuahi sel telur, hingga lahirlah manusia.

Ketika manusia sudah mampu mencari nafkah, maka ungkapan syukurnya akan di lahiriyyahkan dengan berkurban seekor hewan sembelihan.

Wallahu a'lam

Jumat, 30 September 2011

SEBAIT KALIMAT HATI

"Inilah tempat pertemuan
Antara teman dan teman, antara sahabat dan sahabat
Antara jiwa dengan jiwa
Dan antara hati dengan hati
Semuanya kembali pada hati nurani"


"Cobalah kau tancapkan paku itu
Kesebuah papan yang indah permukaannya,niscaya setelah kau cabut, permukaannya akan rusak
Begitulah rusaknya perasaan jika tersakiti tertusuk oleh lisan, oleh perbuatan, dan bahasa isyarat yang lainnya"


"Inilah tempat pertemuan
ukurannya bukan terletak pada sejauh mana menyimpan kepercayaan
Tetapi sejauh mana kau siap menyimpan rahasiamu dengan dalam
Berilah kepada siapapun dengan lebih dari apa yang mereka harapkan"


"Jika kau menyesal katakanlah dan tataplah matanya
Teman itu seperti tanda tanda datangnya kupu-kupu
Mengisyaratkan begitu indah perdamaian
"


Teman itu adalah janji
Persahabatan itu adalah menepatinya
Kekasih itu adalah wujud bahagia
Sehidup semati itu adalah harga dari keluarga
"


"Mendung-mendung tiada lagi hitam
Hujan-hujan mulai takluk
Angin-angin mendekati berbisik
Rumput-rumput mengisyaratkan ketenteraman
"


Hai...
Inilah tempatnya pertemuan
Antara teman dan teman
Antara sahabat dan sahabat
Antara susah dan senang
Antara ada lalu menjadi tiada
"


"Hai...
Inilah jalanNya...
Kemana akan kembali...
Mencari jati diri...
Jika kau bersahabat, maka hatimu sahabat terdekat, temanmu adalah sahabat hatimu
Jika kau berteman, jangan janjikan senyum senyum ibthisamah ghairi haqiqiyah
"


"Hai...
Selamat berjuang...
Innalillahi wa innaillaihi raajiuun..
"


Writed by : prasetyo sandy

Senin, 04 Juli 2011

KATA MUTIARA

"Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu."


''Cinta suci itu milik orang yang masih mempunyai harapan walaupun pernah kecewa. Milik mereka yang masih percaya, walaupun mereka pernah merasa jauh. Milik mereka yang masih mencintai, walaupun mereka pernah sakit. Dan milik mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan bahwa cinta bukan untuk sementara tetapi untuk selamanya.''


''Berhadapan dengan hal yang kuhindari, sungguh diluar dugaan. Memang tiada hal yang pasti kita ketahui, tiada keberhasilan tanpa kepahitan. Tantangan yang kucari sedang kualami, berjuang dengan segenap kemampuan untuk memenuhi tuntutannya hati nurani.''


''Aku membawa segunung cinta untukmu, Sedang aku sesungguhnya tidak mampu membawa jubah dan aku begitu lemah. Cinta bukanlah bagian dari kebaikan dan tenggang rasa Akan tetapi cinta adalah sesuatu yang karenanya jiwa menjadi dewasa dan bertanggung jawab''


''aku mencintaimu dengan sederhana seperti perjalanan panjang 40 tahun ke surga, aku mencintaimu dengan sederhana seperti Al-fatihah yang mengawali surat-surat dalam Al-Qur'an, aku mencintaimu dengan sederhana seperti ayat-ayatNYA yang dijadikan nafasku, dan kini masih mencintaimu dengan kesederhanaanku seperti bulan yang setia mengiringi bumi hingga menjadi luar biasa''


' KHUSUS BUAT SAHABATKU '


-TEMAN ITU SEPERTI TUTUP BOTOL YANG SETELAH DIBUKA LALU KADANG TERPISAH, TAPI MASIH SALING MELIHAT-


-SAHABAT ITU SEPERTI ENGKAU DAN AKU BAGAIKAN PERASAAN DAN KALAM YANG SELALU BERKAITAN DAN TAK MUNGKIN TERPISAHKAN KARENA SALING DI MEMBUTUHKAN-







Good says. Created by Prasetyo Sandy

Minggu, 03 Juli 2011

ANCAMAN MENGADU DOMBA

1. GHIBAH (menggunjing)
BISSMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

WALAATUTHI'KULLA HALLAAAAAFINMHIINI. HAMMAANINMASYAAAAA-INBINAMIIM.

"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina. Yang banyak mencela, yang kesana kemari menghamburkan fitnah (mengadu domba)." (QS Al-Qalam Ayat 10-11)

Salam kompak islami bagi akhi dan ukhti yang sesekali menyempatkan diri mengunjungi blog ini.

Saya sedikit kupas tentang Ancaman Mengadu Domba, yang dengan fakta ternyata banyak luput dan sangat sering dilalaikan. Sebuah kalimat atau tulisan yang sumbernya tidak dapat diketahui secaara pasti akan bisa saja menimbulkan hal baru yang sangat negatif. Sebagai contoh (fitnah). Pintu utama fitnah adalah Ghibah yang tidak bisa dipungkiri hal ini dapat merembetkan berita dari satu pihak ke pihak lain dan yang bermuara pada jatuhnya unsur adu domba.

Dalam surat An-Nissa' di sebutkan laayuhibbullaahuljahra bissuu-i minalqauli illa mandlulima. "Allah tidak menyukai ucapan buruk (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang-orang teraniaya."

Terkadang ada org bertanya tentang kepribadian org lain untuk ditanya kerjasama dalam suatu hal. Dalam kasus seperti ini terdapat dilema antara kewajiban memberikan nasihat agama dgn keharusan menjaga harga diri seseorang yang tdk berada saat percakapan.

Dan semuanya kembali pada niat dalam hati. Terkadang niat juga menjadi pemisah yang tegas, karena dlm hal ini, individu lah yang paling tahu tentang dorongan perilaku dirinya dibanding orang lain.
Niat juga dapat menghapus segala sesuatu yang direncanakan baik, menjadi buruk dengan niat yang buruk. Ghibah adalah sebuah pintu mudah masuknya seseorang terjatuh pada masalah Namimah yang terang2an adalah konflik yang terjadi akibat keburukan informasi yang dibuat2.

Baginda Rasul Muhammad Shalallahu 'alaihi Wasallam menyampaikan Mandzabba'anlahmi akhiihil ghiibati kanahaqqa 'alallaa anyu'tiqahu minnaar. "Barang siapa membela harga diri saudaranya dari gunjingan, adalah kewajiban Allah untuk membebaskannya dari neraka." (Hadist Riwayat Ahmad dengan sanadnya yang baik).

Dalam hal ini jelas sudah bahwa semua yang menyangkut ghibah adalah termasuk orang-orang yang harus sangat berhati-hati. Karena itu barang siapa tidak memiliki kemampuan untuk menghalang-halangi mulut galak yang menyerang kehormatan saudaranya, minimal ia harus meninggalkan tempat menggunjing, atau berpaling dari para penggunjing itu sehingga pembicaraan beralih ke tema yang lain. Jika tidak demikian, alangkah patutnya ia menjadi objek dari firman Allah Subhanahu Wata'alla dalam Qur'an Surat An-Nisa ayat 140 berikut.
innakum idzaamitsluhum yang artinya "Kalian, jika demikian, adalah semisal mereka." penegasannya adalah jika tdk mau menjauh dari unsur ghibah maka akan termasuk yang melakukan ghibah.

2. Namimah (mengadu domba)
WALLADZIINA YU'DZUUNALMU'MINIINA WALMU'MINAATI BIGHAIRI MAAKTASABUU FAQADIHTAMALUU BUHTAANAWA-ITSMANMUBIINAA. "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." (Qur'an Surat Al-Ahzab Ayat 58)

Ayat ini pemberitahuan kepada manusia yang berbicara tanpa kebenaran yang jelas, hingga dapat menyakiti individu atau golongan yang di bicarakannya atau yang di dhaliminya. Dalam bahasa yang khas adalah fitnah. Sementara dalam sebuah hadist yang diriwayatkan imam bukhari dan muslim di jelaskan : " 'anhudzaifataradliallahu'anhu qaala : sami'tu Rasulullahi Shalallahu 'Alaihi Wasallama yaquulu (laayadu khululjannata qattaatun).""sahabat Khudzaifah ra berkata: aku telah mendengar Rasulullahu Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: 'tidak akan masuk sorga orang yang suka membuat fitnah'.

Jika islam sudah menyebut kata Ghibah, disebutkan pula di sampingnya suatu perilaku yang sepadan, atau bahkan lebih tinggi tingkat keharamannya, yaitu NAMIMAH.

Dalam sebuah Hadist Riwayat Ahmad di sebutkan:
fasyiraarukum almufsiduuna bainal-ahibbatil masysyaa-uuna binnamiimatilbaaghuunalburaaa-al 'anta. artinya:"Sejelek-jelek hamba Allah adalah orang-orang yang berjalan ke sana kemari dengan mengadu domba, yang memecah belah orang-orang yang saling mencintai, yang suka menyebarkan berita buruk, dan mencari-cari cacat orang-orang yang bersih."

Sebaiknya, Islam sangat murka kepada orang yang begitu mendengar omongan negatif, segera ia menyebarkannya kesana kemari, dan menambahi, berdusta, atau bermaksud merusak dan menghancurkan.
Orang-orang seperti mereka tidak berhenti sekedar menceritakan apa yang mereka dengar. Keinginan mereka untuk merusak mendorongnya untuk menambah-nambahi apa yang mereka dengar, atau membuat-buat cerita yang tdk pernah mreka dengar. Dalam syair bertutur:
in sami'uulkhaira akhfauhu wain sami'uu -- syarran adzaa'uu wainlam yasma'uu kadzaabuu
"jika berita baik yang mereka dengar, Ia disembunyikan.
Jika berita buruk yang mereka dengar, ia disiar-siarkan. Jika tak sesuatupun didengar, ia tebar kebohongan.

Update 2 Juli 2011 www.tyosandy.blogspot.com

Sadaqallah.